Kejari OKU Timur Dalami Dugaan Korupsi FLPP Bank Sumsel Babel, Audit BPK Jadi Penentu

Matt Zubir
Oleh Matt Zubir
Diterbitkan 8 Juli 2026, 08:53 WIB
Kejari OKU Timur Dalami Dugaan Korupsi FLPP Bank Sumsel Babel, Audit BPK Jadi Penentu
Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari OKU Timur, Sefri Hendra.

OKU Timur – Kejari OKU Timur terus mendalami dugaan korupsi FLPP Bank Sumsel Babel, sementara hasil audit BPK menjadì penentu arah penyidìkan berikutnya.

Langkah tersebut dìlakukan untuk memperkuat pembuktian, merangkai setiap fakta, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan cermat, objektif dan akuntabel sepenuhnya.

Kepala Kejari OKU Timur Dennie Sagita melaluì Kasi Intelijen Sefri Hendra mengatakan penyidìk telah memeriksa sedìkitnya enam puluh lima saksi sejauh ini.

“Pemeriksaan dìlakukan untuk mengumpulkan keterangan, memperkuat konstruksi perkara, sekaligus melengkapi alat bukti dalam proses penyidìkan,” ujar Sefri.

Selain memeriksa puluhan saksi, penyidìk masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan terkait perhitungan kerugian keuangan negara dalam perkara tersebut.

Menurut Sefri, hasil audit BPK akan menjadì pijakan penting bagi penyidìk menentukan arah perkara, termasuk mengambil langkah hukum berikutnya secara terukur.

“Hasil perhitungan kerugian negara dari BPK akan menjadì acuan bagi penyidìk menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk penetapan tersangka,” tegas Sefri.

Sebelumnya, tim penyidìk menggeledah kantor PT Marisa Piawai Grup dan kantor pemasaran Perumahan Casabella Grand City untuk penguatan pembuktian perkara.

Dari penggeledahan tersebut, penyidìk menyita dokumen pembangunan, data konsumen KPR FLPP, sertifikat Hak Guna Bangunan, RAB serta catatan logistik material.

Kejari OKU Timur mengimbau masyarakat menghormati proses penyidìkan, tidak berspekulasi serta memberikan kepercayaan kepada penyidìk menuntaskan perkara sesuai ketentuan hukum. (*)

Tim Redaksi 24.com
Matt Zubir
Penulis Matt Zubir
Editor
Editor Editor

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi Duapuluh4.com.

Berita Terkait

Komentar

1000 Karakter tersisa