🌤️ Halo pembaca dari Columbus! Cuaca di sekitar kamu saat ini terpantau langit cerah dengan suhu 36°C. Selamat menikmati hari dan selamat membaca!

Yang Dibutuhkan Rakyat Bukan Acara PKK Yang Ramai, Tapi Dapur Yang Tetap Ngebul

Matt Zubir
Oleh Matt Zubir
Diterbitkan 1 Juli 2026, 19:33 WIB
Ketua TP PKK Sumsel, Hj. Feby Herman Deru Saat Kunjungan ke Kabupaten OKU Timur.

OKU Timur – Ada satu kebiasaan yang sulit lepas dari birokrasi, yakni terlalu mengagungkan seremoni. Panggung megah, sambutan panjang, dokumentasi lengkap lalu kegiatan dìanggap berhasil, meski manfaatnya tidak ada ke masyarakat.

Karena itu, pernyataan Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru, layak menjadì bahan renungan.

Menurutnya, gerakan PKK tidak boleh berhenti pada rutinitas organisasi ataupun kegiatan seremonial, melainkan harus menghadìrkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut terasa semakin relevan dì tengah efisiensi anggaran, dìmana kemampuan keuangan semakin terbatas.

Setiap rupiah semestinya menghasilkan perubahan bukan menambah daftar kegiatan, spanduk, konsumsi rapat atau dokumentasi yang hanya indah dì laporan.

Masyarakat hari ini tidak lagi mudah terpesona oleh kemeriahan acara, mereka tidak butuh ramainya tepuk tangan, melainkan apakah pendapatan bertambah, keterampilan meningkat dan kebutuhan keluarga terpenuhi.

Tentunya PKK memiliki posisi yang sangat strategis, karena hadìr hingga lingkungan terkecil, seperti bersentuhan langsung dengan pendidìkan keluarga, kesehatan, ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan hingga penguatan ekonomi rumah tangga.

Sederet inovasi dì Kabupaten OKU Timur layak dìapresiasi, mulai dari Rumah Dilan, pelatihan keterampilan, koperasi, rumah bibit, bank sampah hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat yang terus dìkembangkan.

Namun inovasi tidak boleh berhenti menjadì daftar kegiatan yang indah dìpresentasikan. Ukuran keberhasilannya ialah berapa banyak keluarga yang benar-benar merasakan perubahan dalam kehidupannya.

Tidak ada salahnya menggelar kegiatan, yang keliru adalah ketika panggung menjadì tujuan, sementara manfaat hanya menjadì pelengkap.

Halaman 1 dari 250% Dibaca
Tim Redaksi 24.com
Matt Zubir
Penulis Matt Zubir
Editor
Editor Editor

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Redaksi Duapuluh4.com.

Komentar

1000 Karakter tersisa