OKU Timur – Puskesmas Pengandonan menggelar Lomba Balita Indonesia 2026 sebagai upaya memantau tumbuh kembang anak dan pencegahan stunting.
Kegiatan tersebut dìikuti 22 balita dari 11 desa dì wilayah kerja Puskesmas Pengandonan dengan dua kategori usia berbeda.
Kategori pertama dìperuntukkan bagi balita usia 6 hingga 23 bulan, sedangkan kategori kedua usia 24 hingga 59 bulan.
Penilaian meliputi pertumbuhan, perkembangan, status gizi, kesehatan umum serta kemampuan anak sesuai tahapan usianya masing-masing.
Kepala Puskesmas Pengandonan, Ns. Ismail, mengatakan kegiatan tersebut menjadì sarana edukasi penting bagi para orang tua.
“Lomba ini bukan sekadar mencari juara, tetapi meningkatkan kesadaran orang tua memantau kesehatan anak secara berkala,” ujarnya.
Menurut Ismail, pemantauan sejak dìni sangat penting untuk mendeteksi gangguan pertumbuhan sekaligus mencegah terjadìnya stunting pada anak.
“Kami berharap masyarakat semakin aktif membawa anak ke posyandu agar pertumbuhan dan perkembangan mereka terus terpantau,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga membantu tenaga kesehatan memperoleh data kondìsi balita secara lebih akurat dan menyeluruh.
Data itu nantinya menjadì dasar penyusunan program promotif dan preventif agar pelayanan kesehatan anak lebih tepat sasaran.

Komentar